Home » Uncategorized » Draft

Draft

Kalau orang Jawa jengkel atau marah, celetukan kasarnya berkisar pada sesuatu yang fisik. Sebut misalnya: ndasmu, matamu, utekmu, cangkemmu, dengkulmu.

Yang menarik dari ujaran kasar ini adalah ia tidak mengenal bentuk bahasa kromo. Sehingga seolah-olah bahasa kromo memang tidak mempunyai kosa kata umpatan. Dus, semacam wejangan bahwa manusia yang unggul, yang tinggi, yang kromo, tidak misuh, tidak mengumpat.

Bentuk umpatan karena jengkel atau marah yang saya sebutkan di atas adalah bentuk bahasa Jawa ngoko. Kepala dalam bahasa Jawa Kromo (Jawa Halus, Tinggi) disebut sebagai “mustaka” sedangkan dalam bahasa Jawa Ngoko (Jawa Rendah) disebut dengan “ndas.” Jadi tidak ada umpatan berbunyi “mustakamu!” dan yang ada hanya “ndasmu!”

Bahasa memang menunjukkan budaya dan pandangan, filosofi hidup, dan juga cara pandang terhadap dunia dan Kasunyatan. Ada tulisan saya yang lain, masih di dalam blog ini, juga membandingkan bagaimana bahasa Jawa dengan filosofi yang terekspresikan lewat kelas bahasanya memang berbeda dengan bahasa lainnya.

Nah, bicara mengenai umpatan, saya tertarik membahasnya ketika beberapa media massa melaporkan “hate speech” atau ujaran kebencian di dalam demonstrasi menggugat Ahok.

Marilah kita mulai dengan …

 

Bersambung …

Trump, demo antiTrump.

Hanson di Australia …

Bush di masa kampanye penjajahan ke Irak …

Privelege kulit putih dalam retorika politik dan karikatur …

Bahasa dan kekuasaan …

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s