Home » Poem » Ka-u

Ka-u

 

laki-laki segelas kopi
adam memandang hawa
direguknya dan sepi
tak juga ia pergi
masih Ia tak nampak di sana
sepi, sepi yang ngeri sekali
laki-laki dan gelas yang kosong
kosong, ng!

bukan ini, Ka-u aku ingini

tidakkah ia seperti kopi
kian diteguk sepi
yang terkenal itu menyeringai?
terjaga, kian jauh [t]rasadari-Mu
taukah ketiganya adalah Kau-Nya diri-Mu?
aku kopi; adam hawa
laki-laki di sana berkata:
La Ilaaha Illa Anta
Subhanaka Inni Kuntu Minadh dholimin.
La Ilaaha Illa Anta, La Ilaaha Illa Anta

jadi kopi, kini ijinkanlah
aku hangatkan dirimu
buat aku terjaga
abai pada sepi
aku seduh kau
pada keMahaSuci-anNya

Monash Clayton, 1 Maret 15

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s